GAMBARAN UMUM MI SHIROTHOL MUSTAQIM DAWUHAN

 


A.    Letak Geografis

MI Shirothol Mustaqim Dawuhan merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang terletak di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan, tepatnya di kaki gunung Slamet yaitu di Dusun Igir Gowok Tengah RT 02 RW 04, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Dusun Igir Gowok tempat MI Shirothol Mustaqim berada berbatasan dengan Dusun Duku Rendeh di sebelah utara, sebelah timur berbatasan dengan Dusun Igir Gowok Timur, serta sebelah barat berbatasan dengan Dusun Igir Gowok Barat.

 Madrasah ini dibangun di atas tanah seluas 346,50 m² dengan batasan-batasannya yaitu

a.       Sebelah Utara              : Dusun Rendeh.

b.      Sebelah Timur             : TK Siti Masyitoh.

c.       Sebelah Selatan           : Jalan Raya dan rumah-rumah warga.

d.      Sebelah Barat              : Tanah milik warga.

        Gedung MI Shirothol Mustaqim Dawuhan ini terdiri dari 1 lantai dan terbagi dalam 9 lokal,. Dengan perinciannya yaitu 6 lokal untuk kelas dengan ukuran 7x7 m, 2 lokal untuk kantor, perpustakaan dan gudang yang masing-masing lokal berukuran 3x7 m.[Pembangunan gedung MI Shirothol Mustaqim Dawuhan ini tidak dilakukan secara serentak tetapi dibangun secara bertahap.

Letak geografis MI Shirothol Mustaqim Dawuhan ini sangat strategis karena berada di wilayah pedesaan yang tenang, jauh dari kebisingan, dan halaman yang luas menjadi alternatif  siswa untuk refreshing saat istirahat, sehingga siswa menemukan kesegaran kembali untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.

Dengan suasana belajar yang kondusif yang berbasis islam merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitarnya maupun dari luar daerah Igir Gowok untuk berkeinginan menyekolahkan anaknya di MI Shirothol Mustaqim Dawuhan ini. Karena selain letaknya yang strategis, kualitas madrasah ini juga tidak kalah saing dengan lembaga pendidikan Islam tingkat dasar lainnya.

Demikianlah sekilas gambaran letak geografis MI Shirothol Mustaqim Dawuhan, Sirampog, Brebes.

 


B.     Sejarah Singkat Berdirinya

MI Shirothol Mustaqim Dawuhan yang terletak di Dusun Igir Gowok, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes merupakan lembaga tingkat dasar yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Shirothol Mustaqim. Menurut sejarahnya MI Shirothol Mustaqim Dawuhan ini merupakan perkembangan dari kelompok-kelompok pengajian anak-anak yang berada di dusun Rendeh, kelompok pengajian tersebut bertempat di salah satu rumah warga yaitu di rumah bapak Sanusi dusun Rendeh pada tahun 1963 Kemudian pada tahun 1965-1983, namun pada tahun 1965-1971 kegiatan pembelajaran sempat berhenti karena beberapa hal. kemudian  pada tahun 1974 kegiatan pembelajaran dilaksanakan  kembali yang bertemapt di tanah Bengkok

Madrasah ini didirikan atas hasil musyawarah para tokoh masyarakat dan ta’mir masjid di dusun Igir Gowok dan sekitarnya yaitu pada tahun 1965.[3] Dalam musyawarah tersebut, masyarakat Igir Gowok sangat gembira dan antusias sekali  mendengar rencana pembangunan madrasah, karena masyarakat Igir Gowok dan sekitarnya pada saat itu sangat membutuhkan suatu lembaga pendidikan. Hal yang mendasar pentingnya didirikan lembaga pendidikan tersebut adalah dikarenakan di dusun tersebut diperlukan suatu lembaga pendidikan dasar yang bernafaskan Islam.

Kebutuhan akan pendidikan Islam formal tingkat dasar ini memunculkan suatu Madrasah Ibtidaiyah yang pada waktu itu masih dilaksanakan di rumah warga . Pada waktu itu kegiatan belajar mengajar dilakukan pada siang hari  yaitu di rumahnya Bapak Sanusi, yang hingga akhirnya para tokoh masyarakat bermusyawarah untuk melokalisasikan kegiatan belajar mengajar tersebut. [4]

Kemudian kegiatan tempat belajar  berpindah di tanah desa/bengkok pada tahun 1965-1983. Pertama 2 lokal dengan atap daun ilalang dan berpagar anyaman bambu kemudian menambah 1 lokal pada tahun 1976.  Ketika guru beristiirahat ditempatkan  di depan rumah bapak Asmawi. Pada tahun 1971-1974 mengalami kevakuman karena kepala desa yaitu bapak Abdul Khalim tidak pro dengan pengurus. Karena guru yang biasa mengajar yaitu bapak Ust. Abdulloh dari  Tegal di pindah mengajar di SD Dawuhan 01 oleh kepala desa.

Tahap awal pemindahan kegiatan belajar mengajar tersebut yaitu dengan membangun gedung yang terdiri dari 3 lokal, dan sejak itulah kegiatan belajar mengajar dilakukan pada pagi hari. Gedung madrasah tersebut dibangun di atas tanah wakaf Alm H. Tarmawi 1982 . Pembangunan gedung dilaksanakan pada tahun 1983 mendapat bantuan dari Departemen Agama atas usulan dari Romo K.H. Masruri Abdul Mughni dengan sistem gotong royong dari swadaya masyarakat Igir Gowok dan sekitarnya ,baik yang bersifat material maupun spiritual, yang bersifat material adalah berupa harta benda sedangkan yang bersifat spiritual adalah berupa doa bersama/mujahaddah. Pada waktu itu MI Shirothol Mustaqim Masih mengikut di pondok pesantren al-hikmah 2 sampai tahun 1996

 


 Setelah pembangunan gedung tiga lokal tersebut maka masyarakat Igir Gowok bermusyawarah untuk memberi nama MI Shirothol Mustaqim atas usulan Bapak Ust. Abdulloh Karena madrasah ini berada di bawah Yayasan Pendidikan Shirothol Mustaqim  dan lokasi madrasah berada di Dusun igir gowok, maka madrasah tersebut diberi nama dengan MI Shirothol Mustaqim Dawuhan. Kemudian dibentuk pengurus pada tahun 1997. Dengan berakta Notaris. Kemudian pada tahun 1999 bergabung dengan badan pendidikan Ma’arif  

Pada tahun 1965 MI Shirothol Mustaqim Dawuhan yang merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang bercirikan Islam. Semuanya  tidak berjalan mulus, tetap saja ada hambatan. Hampir saja MI Shirothol Mustaqim bubar di tengah jalan, namun berkat doa serta dorongan dari  Romo K.H Masrusri Abdul Mughni dan perjuangan para pengurus MI Shirothol Mustaqim bisa bertahan sampai sekarang ini

Dalam pengelolaan madrasah ini, Yayasan Pendidikan Shirothol Mustaqim mendapatkan bantuan dari Departemen Agama baik dari segi kurikulum maupun guru yang mengajar.

Sesuai dengan perkembangannya dan dirasakan mulai menunjukkan kemajuan dan mencukupi, maka pembangunan gedung dilakukan secara bertahap yaitu pada tahun 1986 dengan manambah 2 lokal yang kemudian dilanjutkan pada tahun 1992 dengan menambah satu lokal lagi.

Tahap pembangunan gedung yang terakhir yaitu dilakukan pada tahun 1997, karena pada tahun ini MI Shirothol Mustaqim Dawuhan mendapatkan bantuan dari pemerintah yang cukup besar dan diberikan karena prestasi yang telah diraih oleh MI Shirothol Mustaqim Dawuhan. Sehingga pembangunan ini dilakukan secara besar-besaran yaitu dengan menambah 4 lokal, yang sampai pada saat ini MI Shirothol Mustaqim Dawuhan memiliki gedung yang terdiri dari 9 lokal.

Adapun sampai sekarang kondisi madrasah tersebut sudah cukup baik meliputi sarana prasarananya, jumlah tenaga pengajarnya, maupun komponen lainnya yang mendukung berlangsungnya kegiatan pembelajaran di dalamnya yaitu di MI Shirothol Mustaqim Dawuhan.

Berdirinya sekolah yang bersendikan Islam tersebut diprakarsai oleh beberapa tokoh masyarakat dan ta’mir masjid, berikut  orang-orang yang ikut berjuang diantaranya :

1.      Bapak Ust. Abdullah (alm) dari Tegal (1965-1970)

2.      Bapak Ust. Jarkoni (alm) dari Benda (1984-1989)

3.      Bapak Ust. Jawawi dari Benda (1965-1970)

4.      Bapak Ust. Mujni (alm) dari Melayang (1965-1971)

5.      Bapak H. Tarmawi (alm) dari Dawuhan

6.      Bapak H. Caswan dari Dawuhan (1974 s/d sekarang)

7.      Bapak Syamsul Bakhri (alm) dari Sidareja, Gandrung (1985-1990)

8.      Bapak H. Ma’mum Muhyidin (alm) dari Benda (1985-1998)

9.      Ibu Ma’ani dari Melayang (1990-1993)

10.  Ibu Farmi dari Jogja (1985-1993)

11.  Ibu Kemisan dari Jogja (1985-1990)

12.  Ibu Jayanah dari Benda (1990-1992)

13.  Ibu Yati dari Benda (1990-1992)

14.  Bapak Iwan Budi Siswanto dari Dawuhan (1990-1992)

15.  Ibu Tarkimah dari Dawuhan (1982-1983)

16.  Bapak Sahirin dari Ajibarang (1985-1987)

17.  Bapak Subhan dari Benda (1995-1997)

18.  Bapak Sutoyo dari Dawuhan (1997-2002)

19.  Bapak Toat dari Batursari (1997-1999)

20.  Ibu Nurhidayah dari Benda (1990-1992)

21.  Bapak Mahroni dari Benda (1985-1989)

22.  Bapak Aminudin dari Benda (1985-2000)

23.  Bapak H. Syamsudin dari Dawuhan (1985-1993)

24.  Ibu Khulasoh dari Dawuhan (1997-2002)

Dari awal berdirinya sampai dengan perkembangannya hingga sekarang perjalanan MI Shirothol Mustaqim tidak terlepas dari pengelolaan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah. Pengelolaan yang baik tentunya akan membawa ke dalam keberhasilan sedangkan pengelolaan yang tidak baik tentu akan berdampak ketidak berhasilan. Jadi dalam suatu lembaga pendidikan, seorang Kepala Sekolah sangat berperan penting dalam menentukan berhasil atau tidaknya lembaga pendidikan tesebut, karena seorang Kepala Sekolah merupakan suatu manajer di dalam lembaga pendidikan.

Adapun tampuk kepemimpinan Kepala Sekolah MI Shirothol Mustaqim Dawuhan dari awal berdirinya hingga sekarang adalah:

1.      Bapak Abdullah (1965 – 1984)

2.      Bapak H. Caswan  (1984 – 1992)

3.      Bapak H. Ma’mum  (19921997)

4.      Ibu Khulasoh, S.Pd (1997 - 2002 )

5.      Bapak Sobirin, S.Pd.I (2002-2014)

6.      Bapak H. Akhmad Shofani, M.Pd (2014 sampai sekarang)

Yang menjabat sebagai Kepala Sekolah pada Tahun Pelajaran 20014/2015 adalah Bapak H. Akhmad Shofani, M.Pd dengan Wakil Kepala Sekolah adalah Ibu Jamiah, M.Pd. Hingga saat ini Status MI Shirothol Mustaqim Dawuhan adalah diakui.

 


Struktur Organisasi

            Dalam suatu lembaga apa saja, sistem kepemimpinan merupakan persyaratan mutlak yang sangat diperlukan demi tercapainya koordinasi yang baik antara pemimpin dan para bawahannya. Organisasi bisa disebut juga dengan tempat atau wadah penyelenggaraan suatu kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu.

        Sudah menjadi syarat bahwa setiap lembaga pendidikan mempunyai struktur organisasi dan personalia untuk mengatur berlangsungnya aktivitas lembaga tersebut. Demikian pula dengan lembaga pendidikan Islam yaitu MI Shirothol Mustaqim Dawuhan dalam meningkatkan kualitas pendidikannya, madrasah tersebut selalu menyelenggarakan koordinasi antara Kepala Sekolah, Guru,  Siswa dan pihak-piahak lain secara teratur dan sistematis.

        Pihak lain yang sangat berperan penting terhadap terselengaranya kegiatan pembelajaran di madrasah tersebut adalah para pengurusan MI Shirothol Mustaqim Dawuhan, adapun susunannya adalah sebagai berikut:


Susunan Pengurus 

Yayasan Pendidikan Shirothol Mustaqim Dawuhan, Sirampog, Brebes

I. Ketua Pembina        : H. Nasrulloh

                                      H. Syamsudin Suparno, S.Pd.I

  

II. Ketua Umum         : Sobirin, S.Pd.I

     Ketua 1                 : A. Rokhim

III. Sekretaris  Umum :  Amin Supaimin, S.Pd

      Sekretaris              : Suroso, S.Pd

IV. Bendahara Umum : Kamso

      Bendahara             : Istiqomah, S.Pd

V.  Ketua Pengawas   : Takhro

VI. Anggota                : Rakum

                          Samsudin Aryanto S.


STRUKTUR ORGANISASI MI SHIROTHOL MUSTAQIM

DAWUHAN SIRAMPOG BREBES

 

Dewan Pembina          : H. Nasrulloh

Ketua Yayasan            : Sobirin , S.Pd.I

Kepala Sekolah           : H. Akhmad Shofani, M.Pd

Wakil Kepala               : Jamiah, M.Pd

Bendahara                  : Suroso, S.Pd

Anggota                       :

-          Suyitno, S.Pd.I

-          Latifah, S.Pd.I

-          Mainah, S.Pd

-          Nurhidayah, S.Pd

-          Maulana Malik Ibrahim, S.M




 

Editor by Suroso

.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH SINGKAT KABUPATEN BREBES

Doa Bersama